Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Dan China Teken Kesepakatan Pembangunan Stasiun Penelitian Di Bulan

RABU, 10 MARET 2021 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Antariksa Nasional China (CNSA) mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Rusia untuk bersama-sama membangun stasiun penelitian ilmiah internasional di bulan.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA) Zhang Keijan dengan Kepala Perusahaan Antariksa Negara Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, seperti dilaporkan kantor berita Tass.

Menurut MoU yang ditandatangani pada Selasa (9/3) itu, otoritas luar angkasa China dan Rusia akan meningkatkan kerja sama mereka melalui proyek bersama. Di antaranya, membuka stasiun untuk semua negara yang tertarik dan mitra internasional dan memperkuat pertukaran penelitian ilmiah, yang bertujuan mempromosikan eksplorasi dan penggunaan ruang angkasa secara damai oleh umat manusia.


Xinhua melaporkan, di bawah kerangka proyek tersebut, China dan Rusia akan melakukan kerja sama yang erat dalam perencanaan, demonstrasi, desain, pengembangan, implementasi, dan pengoperasian proyek, termasuk mempromosikan proyek tersebut kepada komunitas luar angkasa internasional.

"Stasiun tersebut akan difokuskan pada kegiatan penelitian ilmiah multidisiplin di permukaan bulan atau di orbit bulan, termasuk eksplorasi dan pemanfaatan bulan, observasi berbasis bulan, eksperimen sains dasar, dan verifikasi teknologi," kata CNSA.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya