Berita

Mayor di halaman Gdung Putih/Net

Dunia

Serang Anggota Keamanan Gedung Putih, Dua Anjing Biden Dipulangkan Ke Delaware

RABU, 10 MARET 2021 | 06:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasca penyerangan terhadap salah seorang staf Gedung Putih, dua anjing milik Presiden Joe Biden dipulangan ke rumah keluarga Biden di Delaware.

Pemulangan Champ dan Major dilakukan pada pekan kemarin. Sumber di Gedung Putih mengatakan, Mayor menunjukkan perilaku agresif. Dia melompat, menggonggong, dan menyerang staf keamanan Gedung Putih. Korban mendapat luka yang cukup serius. Demi keamanan, maka kedua anjing gembala Jerman itu dipulangkan ke Delware.

Sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki, pada Selasa (9/3) mengonfirmasi bahwa Mayor telah menyebabkan cedera pada staf keamanan. Nampaknya anjing itu sulit membiasakan diri dengan lingkungan Gedung Putih.


"Mereka (Champ dan Major) masih membiasakan diri. Mereka belum terbiasa dengan lingkungan mereka dan orang-orang baru. Dan pada hari Senin, Major, dikejutkan oleh orang yang tidak dikenal dan bereaksi dengan cara yang mengakibatkan cedera ringan," kata Psaki, seperti dikutip dari CNN, Selasa (9/3).

Korban kemudian ditangani oleh unit medis Gedung Putih.

Mayor selama ini terlihat bergerak aktif dan menjad lebih agresif semenjak berada di Gedung Putih. Berbeda dengan Champ yang lebih tua, yang nampak lebih tenang.

Menurut Psaki, pemulangan anjing-anjing itu ke Delaware sudah direncanakan sebelumnya. Keduanya akan  dirawat oleh kerabat Biden. Tidak dijelaskan kapan anjing-anjing itu kembali ke Gedung Putih.

Keluarga Bidens mengadopsi Mayor yang berusia tiga tahun pada tahun 2018. Dia menjadi anjing pertama dari penampungan hewan yang kemudian tinggal di Gedung Putih.

Champ dan Major pindah ke Gedung Putih, empat hari setelah Joe Biden resmi terpilih sebagai presiden, setelah selama kepemimpinan Donald Trump tiak pernah ada lagi makhluk tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya