Berita

Tim delegasi KBRI Beijing dan KJRI Guangzhou saat melakukan kunjungan ke Provinsi Fujian/KJRI Guangzhou

Dunia

Diplomasi Ekonomi, Delegasi RI Roadshow Ke Provinsi Fujian

SELASA, 09 MARET 2021 | 19:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Upaya untuk memulihkan ekonomi nasional yang hancur akibat pandemi bukan hanya dilakukan di dalam negeri. Perwakilan RI di China pun berupaya untuk melakukan diplomasi ekonomi.

Diplomasi tersebut bertujuan untuk mengakselerasi ekonomi nasional dengan memulihkan kepercayaan konsumen, mereformasi iklim investasi, hingga meningkatkan ekspor. Salah satunya dengan roadshow ke beberapa pemangku kepentingan ekonomi dan investasi di Provinsi Fujian.

Meski tidak begitu dikenal, namun Provinsi Fujian memiliki potensi perdagangan dan investasi, khususnya di sektor digital yang masih bisa digali dengan lebih optimal.


Kunjungan itu dilakukan oleh tim KBRI Beijing dan KJRI Guangzhou pada Senin (8/3), seperti keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.

Kunjungan delegasi dipimpin oleh Duta Besar RI Djauhari Oratmangun. Tim berkunjung ke beberapa kota untuk melakukan pertemuan dengan pemerintah dan sektor swasta setempat.

Pertemuan membahas mulai dari kerja sama sosial budaya, people-to-people contact, hingga perlindungan WNI di luar negeri.

Dari berbagai kota yang dikunjungi, salah satu hasil pentingnya ketika berada di Kota Fuzhou. Secara khusus, Dubes Djauhari dan Wakil Gubernur Guo Ningning membahas kerja sama Sister Province antara Fujian dengan Jawa Tengah, serta kerja sama Two Countries Twin Park.

Kerja sama provinsi kembar antara Jateng dan Fujian telah disepakati sejak 2014, dan telah berjalan baik di berbagai bidang, seperti perdagangan, kesehatan, dan peningkatan kapasitas. Ketika pandemi melanda, Fujian juga menjadi salah satu pihak yang memberikan donasi alat kesehatan ke Jawa Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Dubes Djauhari menyampaikan harapan agar kerja sama dapat semakin erat. Sementara Wagub Guo menyatakan keinginannya untuk kembali mengunjungi Jateng.

Kerja sama lain yang dibahas adalah Two Countries Twin Park melilbatkan kawasan industri Yuanhong di kota Fuqing, dengan tiga kawasan industri di Indonesia yaitu Batang, Bintan, dan Semarang.

Adanya kerja sama twin park ini diyakini akan mendorong arus investasi dan perdagangan, khususnya terkait supply-chain. Di mana sejauh ini sebanyak 20 perusahaan asal Indonesia telah masuk ke kawasan industri Yuanhong, termasuk di antaranya produsen makanan instan dan minuman kopi.

"Dalam waktu dekat, kerja sama twin park antara Yuanhong dengan kawasan industri di Indonesia akan menjadi salah satu ikon kerja sama investasi RI-RRT," ujar Djauhari.

Hal lain yang juga dibahas dalam pertemuan adalah penanganan ABK WNI yang berada di wilayah Fujian. Dubes Djauhari sampaikan apresiasi atas penanganan yang telah dilakukan Pemprov Fujian, sambil meminta dukungan penyelesaian hak-hak dan upaya pemulangan para ABK tersebut selanjutnya.

Menutup roadshow pada hari Senin, tim KBRI Beijing dan KJRI Guangzhou melakukan peninjauan kawasan industri Yuanhong dan mengunjungi beberapa perusahaan termasuk pabrik pengolahan tepung milik pengusaha Indonesia, pabrik cold storage produk-produk perikanan dan pabrik makanan beku untuk melihat proses manajemen supply-chain, dari penyiapan hingga pengemasan produk makanan.

Delegasi juga berkeempatan mengunjungi pabrik LED BOE di kota Fuqing, untuk melihat kecanggihan proses produksi yang semuanya dilakukan robot secara otomatis, dan perusahaan petrokimia Yutime yang memfokuskan sektor biodegradable materials dan eco-agriculture untuk lini usahanya ke depan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya