Berita

Protes menolak kudeta militer di Myanmar/Net

Dunia

Militer Gerebek Kantor Myanmar Now, Lisensi Lima Media Dicabut

SELASA, 09 MARET 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer Myanmar telah membatasi liputan media di tengah aksi unjuk rasa yang semakin kacau setiap harinya.

Junta mengumumkan telah mencabut lisensi lima media lokal, yaitu Mizzima, DVB, Khit Thit Media, Myanmar Now, dan 7Day News, seperti dikutip CNA, Selasa (9/3).

"Perusahaan media ini tidak lagi diizinkan untuk menyiarkan atau menulis atau memberikan informasi dengan menggunakan platform media apa pun atau menggunakan teknologi media apa pun," begitu pengumuman dari stasiun televisi negara, MRTV.


Kelima media itu diketahui menyiarkan liputan mengenai protes. Mereka juga sering mengunggah video streaming langsung di lokasi protes.

Sebelum lisensinya dicabut, kantor Myanmar Now sempat digerebek oleh pihak berwenang pada Senin (8/3).

Sebuah kelompok advokasi mengatakan, kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan di Malaysia telah menewaskan lebih dari 60 pengunjuk rasa, dan  lebih dari 1.800 orang telah ditahan.

Sejumlah jurnalis, termasuk seorang reporter Myanmar Now dan Thein Zaw dari Associated Press telah didakwa melanggar UU ketertiban hukum dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara.

Kekacauan di Myanmar terjadi setelah militer merebut kekuasaan dari pemerintah sipil pada 1 Februari. Kudeta dilakukan dengan menahan para pemimpin sipil, termasuk Aung San Suu Kyi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya