Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Kesehatan

Setahun Covid-19, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Move On

SELASA, 09 MARET 2021 | 04:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat diminta meninggalkan cara lama dalam beraktivitas. Pasalnya, Covid-19 telah membawa kebiasaan baru yang harus diadaptasi.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam Majelis Taklim Juara 'Refleksi Satu Tahun Pandemi Covid-19', yang digelar virtual dari Gedung Pakuan Bandung.

"Maka mari kita move on, beradaptasi dengan gaya-gaya baru, karena kita tidak bisa berharap dengan kebiasaan seperti dulu. Covid-19 adalah sebuah peristiwa bersejarah yang mengubah cara pandang kita," ucap Ridwan Kamil diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (8/3).


Menurutnya, setahun Covid-19 di Jabar membawa beberapa budaya baru yang pengaruhnya positif, di antaranya masyarakat kini lebih peduli kesehatan.

"Ada budaya baru dalam satu tahun pandemi ini kita menjadi masyarakat yang lebih peduli kesehatan. Sekarang saya cuci tangan sehari bisa 10 kali," ungkapnya.

Selain itu, pandemi juga telah memunculkan banyak orang baik. Terlihat dari donatur yang peduli membantu sesama akibat terdampak Covid-19, juga dalam bentuk penanganan.

"Bahkan kemarin ada 10 rumah dan motor yang ingin disumbangkan untuk pahlawan Covid-19," ujarnya.

Selama setahun, ada empat sektor ekonomi yang teruji bahkan trennya meningkat, yakni digital, pangan, kesehatan, dan pendidikan.

“Terutama digital akan jadi budaya baru termasuk dakwah yang saat ini sedang kita lakukan," imbuhnya.

Menurutnya, Covid-19 merupakan ujian yang diberikan kepada individu, keluarga, masyarakat hingga bangsa dan negara. Sebagai seorang pemimpin, Emil, sapaan Ridwan Kamil, berprinsip kunci menghadapi pandemi tersebut harus selalu kuat secara spiritual atau batin. Sebab badan akan tergantung pada kondisi pikiran.

"Salah satu yang menjadi renungan saya, kuncinya harus selalu bersih hati dan kuat spiritual karena Covid-19 adalah tes kepada semua orang, kalau pikirannya optimistis maka badan ikut optimistis, begitu pun sebaliknya, itu prinsip saya," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya