Berita

Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal melaunching aplikasi E.SPNTB Presisi/Ist

Presisi

SPN Polda NTB Luncurkan Aplikasi E.SPNTB, Masyarakat Boleh Kritik

SELASA, 09 MARET 2021 | 01:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTB kini menciptakan aplikasi E.SPNTB Presisi.

Aplikasi tersebut di-launching oleh Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda NTB di Lapangan Tenis, Polda NTB, Jalan Langko, Kota Mataram, Senin (8/3).

Aplikasi E-SPNTB berisi informasi dan layanan yang ada di SPN, termasuk informasi terkait kurikulum dan segala jenis informasi yang ada di SPN Polda NTB.


Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, aplikasi E-SPNTB Presisi memiliki beberapa fitur layanan berisi berbagai jenis informasi yang dibutuhkan oleh siswa SPN atau masyarakat luar SPN.

Selain itu siswa atau masyarakat bisa mengkritik atau memberi masukan kepada pihak SPN melalui aplikasi tersebut.

"Siapa pun boleh mengunduh aplikasi E.SPNTB ini. Selain itu, siapa pun boleh mengkritisi segala sesuatu terkait SPN Polda NTB ini," ujar Irjen M Iqbal.

Menurutnya, aplikasi tersebut cukup membantu masyarakat dalam mencari informasi lebih detail terkait SPN Polda NTB.

"Perlu diviralkan ini agar masyarakat tahu tentang SPN Polda NTB," tutup mantan Kadiv Humas Polri ini.

Untuk mendapatkan aplikasi E-SPNTB ini, masyarakat cukup mengunduhnya dari smartphone melalui Play Store. Setelah diunduh an diinstal, masyarakat bisa mendapatkan beragam informasi yang dibutuhkan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya