Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi restoran yang baru dibuka pada 7 Maret 2021/AFP

Dunia

40 Persen Populasi Sudah Divaksin, Israel Mulai Buka Restoran Dan Fasilitas Publik

SENIN, 08 MARET 2021 | 10:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel mulai mengambil langkah menuju kehidupan normal setelah sekitar 40 persen populasinnya telah divaksinasi Covid-19. Termasuk dengan membuka restoran, bar, dan kafe.

Dimulai sejak Desember 2020, program vaksinasi di Israel telah diberikan kepada lebih dari 3,7 juta dari 9 juta penduduk. Mereka menggunakan dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

Sebuah video yang diunggah di Facebook pada Minggu (7/3) memperlihatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memotong kue di sebuah kafe di Yerusalem


"Kami hidup kembali," ujarnya, seperti dikutip AFP.

Bulan lalu, Israel telah meluncurkan program "green pass", yang memungkinkan orang yang telah divaksinasi penuh atau pulih dari Covid-19 untuk memasuki gym, kolam renang, dan fasilitas publik lainnya.

Saat ini, restoran telah diizinkan untuk melayani pelanggan di dalam ruangan dengan kapasitas hingga 75 persen.

Warga Israel yang terdampar di luar negeri di tengah penutupan bandara  juga akan diizinkan untuk kembali ke rumah, dimulai dengan 1.000 kedatangan yang diizinkan pada Minggu.

Meskipun senang akhirnya dibuka kembali, beberapa pemilik restoran mengungkapkan kekhawatiran bahwa euforia yang berasal dari vaksinasi akan menyebabkan penyebaran virus baru.

"Kekhawatiran utama kami adalah bahwa akan ada penguncian keempat dan kelima, yang akan sangat, sangat sulit bagi kami untuk pulih," kata Asaf Serri, koki dan salah satu pemilik restoran Tzemah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya