Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

AS Identifikasi Tiga Outlet Yang Dikendalikan Rusia Sebar Disinformasi Vaksin

SENIN, 08 MARET 2021 | 10:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) melaporkan telah mengidentifikasi tiga publikasi online yang terkait dengan dinas intelijen Rusia untuk menyebarkan disinformasi seputar vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Pfizer dan Moderna.

Jurubicara Departemen Luar Negeri pada Minggu (7/3) mengatakan tiga outlet publikasi itu telah menyebarkan banyak jenis disinformasi, termasuk tentang vaksin Pfizer dan Moderna, serta organisasi internasional, konflik militer, protes, dan masalah memecah belah yang dapat mereka eksploitasi.

Jurubicara itu menyebut, Pusat Keterlibatan Global Departemen Luar Negeri yang dibentuk untuk melawan kampanye propaganda dan disinformasi telah mengidentifikasi tiga outlet tersebut.


Tiga outlet itu adalah News Front dikendalikan oleh layanan keamanan federal Rusia, serta New Eastern Outlook dan Oriental Review yang diarahkan dan dikendalikan oleh dinas intelijen luar negeri Rusia.

Outlet keempat, Rebel Inside, yang dikendalikan oleh tentara Rusia, juga disebutkan oleh pusat tetapi sebagian besar tidak aktif.

"Departemen akan terus mengekspos aktivitas jahat Rusia secara online. Kami juga akan terus bekerja sama dengan sekutu dan mitra kami untuk memberikan tanggapan global dalam melawan disinformasi," ujar juru bicara tersebut.

Rusia telah menyetujui vaksin Sputnik V pada Agustus, sebelum uji coba skala besar dimulai. Uji coba yang ditinjau oleh rekan sejawat menunjukkan, Sputnik V memiliki efektivitas hampir 92 persen untuk memerangi virus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya