Berita

Serangan Koalisi Saudi di ibukota Yaman, Sanaa pada 16 Juni 2020/AFP

Dunia

Koalisi Saudi Hancurkan Drone Bersenjata Kiriman Houthi

MINGGU, 07 MARET 2021 | 14:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Koalisi pimpinan Saudi mengumumkan telah menghancurkan lima drone bersenjata yang diluncurkan oleh Houthi untuk melakukan serangan.

Dilaporkan oleh saluran televisi Al Ekhbariyah dan Al Arabiya pada Minggu (7/3), koalisi mendeteksi beberapa drone yang ditembakkan oleh Houthi. Tteapi tidak jelas berapa jumlahnya atau ke mana arah drone itu diluncurkan.

Koalisi mengatakan pada Sabtu pagi (6/3), mereka telah mencegat tujuh drone Houthi yang diluncurkan menuju Khamis Mushait dan satu menembak ke arah Jazan, keduanya di selatan, dalam 24 jam terakhir, seperti dikutip Reuters.


Pada 2014, Houthi menggulingkan pemerintah dan saat ini mengusai sebagian besar wilayah Yaman di utara. Mereka disebut mendapatkan dukungan dari Iran, meski telah menyangkalnya.

Koalisi militer pimpinan Saudi sendiri melakukan intervensi dalam perang saudara Yaman sejak Maret 2015.

Dalam beberapa waktu terakhir, pertempuran di antara kedua pihak kian memanas, khususnya di wilayah Marib dan Taiz.

Badan amal medis Medecins Sans Frontieres pada Jumat (5/3) mengatakan, rumah sakit Al-Thawra di Taiz telah merawat 28 orang yang terluka dalam bentrokan hebat sejak Rabu (3/3). Bahkan rumah sakit juga ikut terkena sasaran tembak, melukai tiga orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia 12 tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya