Berita

Ilustrasi kunjungan Paus Fransiskus ke Irak/Net

Dunia

Kunjungi Bekas Benteng ISIS, Paus Panjatkan Doa Untuk Korban Perang

MINGGU, 07 MARET 2021 | 13:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kunjungan bersejarah Paus Fransiskus ke Irak telah memasuki hari ketiga dari total empat hari perjalanannya.

Paus yang berusia 84 tahun itu dijadwalkan untuk mengunjungi kota Erbil, Mosul, dan Qaraqosh pada Minggu (7/3). Paus sendiri tiba di Irak sejak Jumat (5/3) dan telah melakukan berbagai perjalanan dan pertemuan.

Kunjungan pertama Paus adalah ke Erbil, di mana dia akan disambut oleh presiden Daerah Otonomi Kurdistan Irak dan oleh otoritas agama dan sipil. Di sana ia juga akan merayakan Misa.


Kemudian dia akan melakukan perjalanan ke Mosul, wilayah yang pernah dijadikan benteng oleh ISIS selama tiga tahun. Di Mosul, Paus akan berdoa di Hosh al-Bieaa untuk para korban perang.

Setelah bedoa di Mosul, Paus diharapkan mengunjungi Gereja Agung Tak Bernoda di Qaraqosh, di mana dia akan memanjatkan Doa Angelus.

Dimuat BBC, sekitar 10 ribu personel pasukan keamanan Irak telah dikerahkan untuk melindungi Paus dalam kunjungannya. Kunjungan Paus ke Irak dipandang bersejarah karena penuh pesan perdamaian.

"Hari ini kami, Yahudi, Kristen dan Muslim, bersama dengan saudara kami dari agama lain, menghormati ayah kami Abraham," ujar Paus.

Pada Sabtu (6/3), Paus bahkan bertemu dengan ulama Syiah, Ayatollah Ali Sistani. Selama 45 menit pertemuan, keduanya membahas perdamaian antar agama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya