Berita

Mantan persiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump Kembali Hadapi Gugatan Terkait Kerusuhan Capitol

SABTU, 06 MARET 2021 | 09:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang anggota Kongres dari Partai Demokrat, Eric Swalwell, mengajukan gugatan terhadap mantan presiden Donald Trump dan putranya, juga pengacaranya, dan anggota kongres Partai Republik yang tindakannya menyebabkan pemberontakan pada Januari lalu di Capitol.

Gugatan Demokrat California itu diajukan di pengadilan federal di Washington pada Jumat (5/3).

Donald Trump, Trump Jr, dan Rudy Giuliani, serta Brooks, dituduh melancarkan 'kampanye kebohongan dan retorika hasutan' yang menyebabkan serangan terhadap Kongres.


Gugatan itu menjelaskan secara rinci bagaimana Trump, Giuliani, dan Brooks menyebarkan klaim penipuan pemilu yang tidak berdasar, baik sebelum dan sesudah pemilihan presiden 2020 diumumkan. Termasuk tuduhan bahwa mereka membantu mengumpulkan ribuan perusuh sebelum mereka menyerbu Capitol.

Swalwell mengatakan dia termasuk di antara anggota Kongres yang terjebak di kamar DPR saat para perusuh mendekat. Mereka mengkhawatirkan nyawa mereka dan mengirim pesan kepada orang-orang terkasih jika hal terburuk terjadi, seperti dilaporkan NBC News, Jumat (5/3).

Swalwell juga adalah manajer pemakzulan yang bulan lalu berusaha membujuk Senat AS untuk memecat Trump dari jabatannya.

Mennaggapi hal itu, Juru bicara Trump, Jason Miller, menyebut Swalwell sebagai orang yang berpikir rendah dan tidak ada kredibilitas.

"Setelah gagal total dengan dua tipuan pemakzulan, Swalwell menyerang (mantan) presiden terbesar kita dengan perburuan penyihir lainnya," kata Miller.

"Sungguh memalukan bahwa anggota Kongres yang dikompromikan seperti Swalwell masih duduk di komite intelijen DPR."

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya