Berita

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi/Net

Nusantara

Berkerumunan, Gubernur Sumut Suruh Pulang Peserta KLB Sibolangit

JUMAT, 05 MARET 2021 | 13:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar Kongres Luar Biasa (KLB) terhadap Partai Demokrat di kawasan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatra Utara, sampai ke telinga Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Dia meminta agar para peserta KLB Sibolangit itu pulang dengan alasan bertentangan dengan upaya pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.

Ditegaskan Edy, keramaian atau kerumunan merupakan salah satu yang harus dihindari dan dicegah, sesuai protokol kesehatan.


"Pada hari ini katanya ada yang mau KLB lagi, siapa yang mau KLB lagi, suruh pulang orang itu," kata dia kepada wartawan seperti dilansir dari Kantor Berita RMOL Sumut, Jumat (5/3).

Edy menegaskan tidak punya urusan dengan internal Partai Demokrat. Dia hanya menekankan dan menegakkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang kini juga menjadi perhatian pemerintah.

"Orang sedang butuh hidup ini, KLB lagi di sini," tegas mantan mantan Pangkostrad itu.

Jhoni Allen Marbun dkk menggelar KLB terhadap Partai Demokrat pada 5-7 Maret 2021. KLB itu disebut ilegal alias abal-abal karena tidak dapat restu dari DPP dan majelis tinggi partai. Ditambah, pesertanya juga bukan pemilik suara di internal Partai Demokrat.

Apalagi, KLB diselenggarakan oleh kader partai yang sudah dipecat karena diduga melakukan upaya mengambil alih kepemimpinan yang sah di bawah kepemimpinan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya