Berita

Krtum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Kemunculan SBY Bicara Partai Demokrat Indikasi AHY Sedang Panik

KAMIS, 04 MARET 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Saat ini makin memungkinan bahwa  posisi Agus Harimurti Yudhoyono yang merasa terancam dari godaan oknum tertentu di luar partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menduga sesungguhnya AHY sedang panik hingga muncul Susilo Bambang Yudhoyono untuk menguatkan kondisi.

"Kemunculan SBY tempo lalu sebenarnya menguatkan kondisi kepanikan AHY sebagai ketua umum, meskipun lumrah karena SBY adalah ketua majelis tinggi.," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/3).  


Beberapa sikap khawatir itu, kata Dedi terlihat AHY bersikap represif pada kader yang diduga berkhianat.

Menurut Dedi, cara berpolitik semacam itu bermuara pada pengamanan posisi politiknya.

"Imbas kekhawatiran itu yang membuat AHY berupaya represif pada kader yang disinyalir kehilangan loyalitas, selain mengamankan posisi, apa yang dilakukan AHY tentu untuk keutuhan Demokrat," demikian kata AHY.

Prediksi Dedi, AHY benar-benar menyikapi serius wacana kudeta di Partai Demokrat. Mengingat sikap serupa pernah dilakukan pada Partai Berkarya hingga kemudian berujung dualisme.

"AHY mungkin saja telah mempelajari apa yang terjadi pada Berkarya, dan berupaya keras agar Demokrat tidak bernasib serupa," pungkasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya