Berita

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa/RMOL

Nusantara

Khofifah Instruksikan Bupati Walikota Blitar Bedah Pengembangan Selingkar Wilis Lintas Selatan

KAMIS, 04 MARET 2021 | 03:12 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa marathon menghadiri sertijab Bupati dan Wakil Bupati Blitar, serta Walikota dan Wakil Walikota Blitar, Rabu (3/3).

Dua pasang kepala daerah yang Sertijap adalah Bupati Blitar Rini Syarifah dan Wakilnya Rahmat Santoso, serta Walikota Blitar Santoso dan Wakil Walikota Tjutjuk Sunario.

Gubernur Khofifah memesankan keduanya untuk segera membedah amanah dalam Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Jawa Timur.


Sebab dalam Perpres 80/2019 tersebut ada proyek strategis nasional sebanyak 44 item yang masuk dalam wilayah Kabupaten Blitar dan juga Kota Blitar.

"Untuk Selingkar Wilis dan Lintas Selatan itu tersebar di Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, kemudian Kabupaten Blitar, dan ada satu di Kota Blitar," tegas Gubernur Khofifah.

Dalam 44 proyek pengembangan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan tersebut, dijelaskan Gubernur Khofifah, total nilai investasinya sebesar Rp 41,8 triliun.

Khusus untuk di Kabupaten Blitar, salah satunya yang masuk dalam proyek strategis nasional itu diantaranya program pelebaran Jalan Nasional Blitar-Tulungagung-Ngujang.

Selain itu juga perbaikan jalan nasional Brongkos Karangkates, pembangunan TPA Blitar, pengembangan kawasan wisata makam Bung Karno, penataan kawasan geosite pantai Klayar, pantai Srau, dan pantai Pancer Dorr.

Dari sisi wisata juga terdapat program penataan Kawasan Geosite Pantai Klayar, Pantai Srau, Pantai Pancer Dorr.

Karena itu, lanjut Khofifah, Bupati dan Wabup Blitar diharapan bisa segera membedah (breakdown) dengan detail program-program pengembangan Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

"Saya ingin Bupati dan Wabup Blitar, supaya bisa langsung membedah jenisnya apa, nilai investasinya berapa, sumber pembiayaan yang ada dalam provincial management office (PMO) berapa, Ini semua memerlukan pembahasan bersama, kontinyu dan detail ," urai orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Khofifah juga menyampaikan potensi Kabupaten Blitar yang terus dikembangkan diantaranya ayam dan telur. Dalam hal ini, stabilisasi harga ayam dan telur menjadi hal yang penting.

Sebab, akan sangat berpengaruh pada para peternak-peternak ayam petelur maupun ayam potong yang ada di Kabupaten Blitar.

Di sisi lain khusus untuk Walikota Blitar Santoso dan Wakil Wali Kota Tjutjuk Sunario, Khofifah memesankan dalam Perpres 80/2019 itu ada proyek strategis nasional yaitu pengembangan wisata Kompleks Makam Bung Karno, Perjuangan PETA, dan Kampung Kreatif.

Proyek itu akan didanai dengan sumber pembiayaan dari APBN dengan nilai Rp 66,7 miliar.

Khofifah berpesan agar Pemda memberi dukungan percepatan dan pengembangan yang strategis.

"Ini bisa menjadi gravitasi ideologis, gravitasi sosial ekonomi bahkan secara geopolitik gravitasinya akan luar biasa dari potensi yang dimiliki Kota Blitar ini," demikian kata mantan Mensos RI ini.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya