Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno/Net

Politik

Sekjen PAN Apresiasi Keputusan Jokowi Yang Mendahulukan Rakyat Banyak

SELASA, 02 MARET 2021 | 19:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Presiden Joko Widodo mencabut lampiran Peraturan Presiden 10/2021 tentang Investasi Miras terus mendapat acungan jempol.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno bahkan menyampaikan apresiasi lantaran Presiden Jokowi telah mau mendengarkan masukan ulama untuk mencabut lampiran Peraturan Presiden 10/2021 tentang Investasi Miras.

"Terima kasih karena Presiden Jokowi berkenan mendengar masukan ulama untuk mencabut Perpres Investasi Miras ini," katanya di saat menyampaikan sambutan secara virtual di acara Diskusi Milenial PAN di Cianjur, Selasa (2/3).


Wakil Ketua Komisi VII DPR RI memberi apresiasi lantaran Presiden Jokowi mendahulukan kebaikan bagi rakyat banyak, sehingga memutuskan untuk mencabut aturan investasi miras tersebut.

Tentunya, sambung Eddy, semua itu diputuskan setelah Jokowi mendengar masukan berbagai ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, MUI dan perwakilan umat lainnya.

“Tentu hal ini kami apresiasi," lanjutnya.

Hari ini, Selasa (2/3) Presiden Jokowi mencabut lampiran Perpres 10/2021 yang mengatur pembukaan industri miras yang mengandung alkohol. Masukan dari ulama dan ormas Islam jadi bahan pertimbangan presiden mencabut lampiran tersebut.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya