Berita

Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat Besar Karena SBY Dan Kerja Keras Kader, Bukan Pelaku Kudeta

SENIN, 01 MARET 2021 | 07:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Isu pengambilalihan partai secara paksa masih menyelimuti Partai Demokrat. Sekalipun sejumlah kader yang terlibat sudah dipecat oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Menanggapi isu ini, Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa Partai Demokrat merupakan partai yang lahir dan besar karena ketokohan SBY dan kerja keras kader.

Selain itu, juga karena dukungan rakyat, maka Partai Demokrat bisa menjadi partai yang mengantarkan SBY jadi presiden sebanyak dua kali.


“Partai Demokrat lahir dan besar karena Pak SBY sebagai tokohnya, kerja keras dari seluruh kader, dan pasti karena dukungan masyarakat,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (1/3).

Dia memastikan tidak ada dari kelompok Gerakan Pengambilalihan Kepengurusan Partai Demokrat yang berjasa. Sebaliknya, mereka kini justru sedang merampas partai untuk dijual.

“(Mereka) sedang berupaya merebut dan menjual partai karena pembelinya sudah ada,” tutupnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya