Berita

Ilustrasi Partai Golkar/Net

Politik

Tembus 20 Persen Lebih Di Survei, Golkar Tempel Ketat PDIP

SENIN, 01 MARET 2021 | 05:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Lembaga survei dalam beberapa hari ini merilisnya hasilnya.

Terbaru lembaga survei Citra Opini Polling Study menempatkan Partai Golkar menempel ketat PDIP dengan perolehan 20,6 persen.

Direktur Eksekutif Citra Opini Polling Study Ziyadfalahi mengatakan, dari survei yang dilakukan pada 12-20 Pebruari tentang dinamika elektoral tokh muda dan partai politik beberapa partai di bawahnya diantaranya Gerindra, PKB, Nasdem dan PKS.


"PDI Perjuangan (21, 2 persen) Golkar  (20,6 persen) Gerindra (9,4 persen), PKB (7,3 persen) Nasdem (6,6 persen) dan PKS (6,2 persen)," demikian kata Ziyadfalahi.

Selain itu, survei yang menyasar 1300 responden ini menempatkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang mengangkangi tokoh muda lainnya seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Budiman Sudjatmiko.

Alasan pemilihan tokoh itu, kata Ziyad karena sebagain besar responden menginginkan presiden dan wakil presiden di tahun 2024 mendatang memiliki rentang usia di angka 40-60 tahun.

"Hasil survei ternyata mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan presiden dan wakil presiden memiliki usia pada interval 40-60 tahun dengan suara sebesar 75,9 persen 24,1 persen tidak masalah dengan capres cawapres tua," demikian kata Ziyad.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya