Berita

Ilustrasi prajurit TNI/Net

Pertahanan

Satu KSB Meninggal Usai Kontak Senjata Dengan TNI Di Intan Jaya

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) masih terus aktif mengganggu pos dan aktivitas TNI di Papua. Teranyar, terjadi kontak senjata antara prajurit TNI dan KSB di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Minggu dinihari pukul 00.15 WIT.

Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengurai bahwa peristiwa ini terjadi saat perpindahan pasukan. Di saat itu, ada dua orang KSB menembak dari arah belakang, sehingga terjadi kontak tembak.

"1 orang berhasil dilumpuhkan, sedangkan 1 orang lagi lari meninggalkan temannya sambil membawa senjata, dan dari pihak TNI tidak ada korban,” ujarnya kepada redaksi, Minggu (28/2).


Dalam kasus ini, Suriastawa menekankan bahwa ada pola yang dilakukan oleh KSB dalam menyebar provokasi. Mereka selalu membawa kabur senjata temannya yang tewas, kemudian diunggah di media sosial dan dikatakan bahwa korban adalah warga sipil.

“Motifnya selalu begitu," ungkap Kapen.

Pagi ini korban sudah diserahkan kepada tokoh masyarakat Kampung Titigi. Saat ditanya korban dari kelompok siapa, Kapen Kogabwilhan III mengatakan bahwa hal ini sedang didalami karena tidak ada identitas dan tidak dikenal oleh masyarakat Kampung Titigi.

"Ini menambahkan keyakinan bahwa yang bersangkutan adalah dari KSB, selain tak dikenal warga di lokasi kejadian, tidak mungkin warga yang baik menembaki pergerakan aparat TNI di tengah malam," pungkas Kolonel Czi IGN Suriastawa.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya