Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat hadiri perayaaan Cap Go Meh/Repro

Nusantara

Hadiri Perayaan Cap Go Meh, Anies Baswedan: Kami Mengajak Komunitas Tionghoa Terus Rawat Persatuan

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 01:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri perayaan Cap Go Meh bersama dengan keluarga besar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).

Cap Go Meh yang merupakan rangkaian Tahun Baru Imlek 2572 itu diselenggarakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Karena di masa pandemi virus corona baru (Covid-19), perayaan tahun ini dilakukan secara virtual.


"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, selamat Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili dan selama merayakan Cap Go Meh," ujar Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (26/2).

Anies menyebutkan, perayaan Cap Go Meh menandakan tumbuhnya kehidupan penuh kebersamaan dan persatuan di Jakarta.

Apalagi, kata Anies Jakarta adalah simpul di mana seluruh elemen berkumpul sebagai satu bangsa.

"Dan kemajemukan itu tergambar dalam realitas keseharian masyarakat Jakarta," tandas Anies.

Masih kata Anies, perbedaan dan kemajemukan yang ada bukan penghalang. Sejauh ini, masyarakat di Jakarta senantiasa menempatkan persatuan di atas segalanya.

Ditambahkan Anies, INTI yang merekatkan sesama warga Jakarta.

Di hadapan warga yang hadiri acara Cap Go Meh, Anies mengajak seluruh komunitas Tionghoa yang saat ini sedang merayakan Cap Go Meh untuk turut serta dalam merawat persatuan tersebut.

"Kami mengajak kepada seluruh komunitas, khususnya melalui INTI, kepada teman-teman Tionghoa Jakarta, mari terus kita rawat dan perkuat rasa persatuan itu," imbuhnya.

Dalam konteks pandemi, Anies menyebut merawat dan memperkuat persatuan bisa dilakukan dengan saling membantu sesama serta saling menjaga kedisiplinan dalam protokol kesehatan.

"Sehingga Insya Allah kita akan terhindar dari paparan Covid-19 dan akan bangkit lebih kuat, lebih rekat sebagai sebuah masyarakat yang sama-sama berada di Jakarta, membangun kehidupan di kota ini," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya