Berita

Partai Demokrat/Net

Politik

Demokrat Tendang Gerindra Di Tiga Besar, Begini Kekuatan Tiap Parpol Jika Pemilu Digelar Sekarang

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 17:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada perubahan posisi di tiga besar partai politik dengan perolehan suara terbanyak. Bila pemilihan umum digelar sekarang, maka Partai Golkar dan Demokrat akan mengisi posisi tiga besar bersama PDIP.

Setidaknya demikian berdasarkan hasil survei yang digelar Lembaga Timur Barat Riset Center (TBRC) terkait 'dampak Covid-19 terhadap kehidupan masyarakat & kinerja elite parpol dan organisasi parpol terhadap kepeduliannya pada masyarakat di saat dampak Covid-19'.

Dari survei yang dilakukan terhadap 1.985 respoden, PDIP masih perkasa dengan tingkat keterpilihan sebesar 14,4 persen. Posisi kedua diisi Partai Golkar dengan tingkat keterpilihan sebesar 14,2 persen.


"Demokrat memiliki tingkat keterpilihan sebesar 11,20 persen dan menempati pisisi ketiga," kata Koordinator Survei TBRC, Johanes Romeo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/2).

Hasil mengejutkan didapat Partai pimpinan Prabowo Subianto, yakni Gerindra yang terlempar di posisi 4 dengan tingkat keterpilihan 7,90 persen.

Johanes mengatakan, terlemparnya Gerindra ke posisi 4 tak lepas dari kasus korupsi yang menjerat kadernya, Edhy Prabowo. "Ini karena kader di eksekutif tertangkap KPK dan tidak adanya permintaan maaf langsung dari Prabowo ketika kadernya tertangkap," jelasnya.

Kemudian di posisi lima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan tingkat keterpilihan 6,20 persen. Menyusul Nasdem dengan 5,80 persen, PKS dengan 4,70 persen, PAN 2,20 persen, PPP 1,90 persen dan yang memilih partai politik lain sebanyak 2,10 persen.

Sedangkan responden yang tidak memilik ada 29,40 persen. "Ini menunjukan kalau ada rasa apatis terhadap parpol yang dinilai hanya mengeksploitasi mereka. Mereka menilai parpol hanya perlu untuk pemilu tetapi saat covid tidak peduli dengan masyarakat," tandasnya.

Survei tersebut dilakukan 26 Januari sampai dengan 10 Februari 2021 dengan jumlah sample sebanyak 2.000 WNI penguna jaringan telepon seluler yang tersebar di 34 Provinsi di 494 Kab/Kota yang sudah berusia di atas 17 tahun.

Metode penentuan sample mengunakan metode base on HLR of Mobile Register Number by operator. Adapun teknik sampling menggunakan purposive sampling. Dari 2.000 sample yang dihimpun, sebanyak 1.985 orang berhasil diwawancarai.

Adapun margin of error survei ini sebesar +/- 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya