Berita

Ketua Umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN) Arief Poyuono saat memenuhi undangan makan siang Moeldoko, Selasa (23/2)/Ist

Politik

Usai Makan Siang Bareng, Arief Poyuono: Moeldoko Tidak Punya Keinginan Jadi Orang Parpol

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 13:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko tidak memiliki keinginan untuk mengambil alih Partai Demokrat sebagaimana ramai dalam pemberitaan beberapa waktu lalu.

Begitu tegas Ketua Umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN) Arief Poyuono usai dirinya memenuhi undangan makan siang Moeldoko, Selasa (23/2).

Arief Poyuono memastikan tidak ada perbincangan mengenai Partai Demokrat dalam pertemuannya dengan Moeldoko.


“Enggak lah buat apa bicarain Demokrat. Udah usang,” tegasnya kepada redaksi sesaat lalu.

Berdasarkan hasil perbincangan selama makan siang, Arief menilai tidak ada terlontar sedikitpun ucapan Moeldoko yang menyiratkan keinginan untuk masuk dalam partai politik.  

“Saya lihat diksi beliau enggak ada tuh kepingin jadi orang parpol,” tutur ketua umum FSP BUMN Bersatu itu.

Arief mengatakan bahwa mantan panglima TNI itu hanya bercerita mengenai perkembangan dari pemulihan ekonomi akibat Covid-19.

Kepada Moeldoko, Arief memberi masukan bahwa  dinamika politik saat ini sedang landai. Sebab, elite sudah sadar dan sepakat untuk bersama-sama membantu negara.

“Semua sudah sadar untuk membantu negara dan rakyat. Itu paling yang saya kasih masukan,” terangnya.

Nama Moeldoko sebelumnya dikaitkan sebagai pihak eksternal yang hendak mengambil alih secara paksa pucuk pimpinan Partai Demokrat dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Di mana pihak eksternal tersebut bersama sejumlah mantan kader dan kader Demokrat merencanakan untuk melakukan Kongres Luar Biasa (KLB).

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya