Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno/Net

Politik

Dua Menteri Gerindra Memuaskan Publik, Nasdem: Soal Kinerja Tidak Bisa Andalkan Persepsi Publik

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 09:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja menteri yang terekam dalam hasil survei dinilai tidak lepas dari tingkat keterkenalan pada sang menteri.

Begitu tegas Ketua DPP Nasdem, Willy Aditya menanggapi hasil survei terbaru yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI). Di mana dalam survei tersebut dua menteri asal Gerindra menjadi paling memuaskan publik.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi menteri yang paling memuaskan publik. Sebanyak 75 persen menyatakan cukup puas dan sangat puas pada ketua umum Gerindra itu.


Sementara tempat kedua diduduki Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dengan 69 orang menyatakan puas dan cukup puas.

“Terkait kinerja menteri ini sebenarnya kita tidak bisa mengandalkan persepsi publik, karena publik tidak akan bisa tahu secara persis seperti apa kinerja seorang menteri sesungguhnya," kata Willy kepada wartawan, Senin (22/2).

Baginya, Kemenhan maupun Kemenparekraf merupakan kementerian yang tidak banyak bersentuhan dengan publik. Tidak banyak orang yang tahu tentang isu pertahanan, bahkan beritanya pun jarang muncul di media.

Sedangkan Sandi yang masih baru masuk kabinet, menurut Willy belum memiliki terobosan berarti. Kinerja kementerian masih biasa-biasa saja.

"Demikian juga kiprah dari Kemenparekraf. Belum kelihatan juga terobosan-terobosan yang dilakukan. Tapi toh ternyata publik merasa puas. Ada apa ini? Kan begitu pertanyaannya," jelas dia.

Menurutnya, aspek keterkenalan atau popularitas menjadi kata kuncinya. Dalam hal ini, tingkat kepuasan tinggi karena publik tahu bahwa Prabowo adalah mantan capres dan Sandi adalah mantan cawapres.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya