Berita

Ketum PKB A. Muhaimin Iskandar dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Repro

Politik

Poling Tokoh Masa Depan 2024, AHY Mulai Bayang-bayangi Cak Imin

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 22:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) terus mengejar Abdul Muhaimin Iskandar dalam poling tokoh masa depan 2024 yang dilakukan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

Dalam poling yang sudah berlangsung selama 22 jam lebih itu, AHY akhirnya bisa membayangi Muhaimin yang dikenal dengan sebutan Cak Imin itu dengan memperoleh 1.871 pemilih (25,36 persen). Selisih 231 suara di belakang Cak Imin yang mendapatkan 2.102 pemilih (28,49 persen).

Tokoh selanjutnya yang menempati urutan ketiga adalah Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti. Ia meraup 1.107 pemilih (15 persen), diikuti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendapat 838 pemilih (11,36 persen).


Pada urutan kelima ditempati Ketum Partai Golkar Airlanga Hartarto yang mendapatkan 495 pemilih (6,71 persen).

Beberapa nama yang ditawarkan oleh Kantor Berita Politik RMOL totalnya ada 24 nama. Selain 5 nama yang di atas, tokoh lainnya adalah: Rizal Ramli, Khofifah Indar Parawansa, Firli Bahuri, Susi Pudjiastuti, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, Puan Maharani, Surya Paloh, Jusuf Kalla, Mahfud MD.

Selain itu, nama tokoh lainnya diantaranya: Gatot Nurmantyo, Bambang Soesatyo, Erick Thohir, Nadiem Makarim, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil dan Sri Mulyani.

Kantor Berita Politik RMOL memilihkan 24 (dua-puluh-empat) tokoh itu dilatarbelakangi dari berbagai pemberitaan media dan perbincangan di tengah masyarakat, baik luring maupun daring.

Dua puluh empat nama itu nampak diharapkan dapat tampil menjadi pemimpin nasional di tahun 2024.

Nama tokoh itu telah didiskusikan secara internal di ruang redaksi, juga dalam diskusi terbatas dengan pengamat dan pemerhati, sebelum dipersembahkan kepada sidang pembaca.

Poling sendiri akan berlangsung selama satu bulan, dari tanggal 22 Februari sampai 22 Maret 2021.

Meski demikian, Redaksi tidak menutup kemungkinan ada tokoh-tokoh lain yang juga diharapkan tampil di tahun 2024 dan tidak masuk dalam daftar ini.

Atas dasar itu, Redaksi memberi ruang bagi pembaca memilih kategori “Tokoh Lain” dan menuliskan namanya di kolom komentar atau reply.

Redaksi tidak menggunakan metode survei yang umumnya digunakan dalam survei politik yang dilakukan berbagai lembaga survei yang dikenal luas masyarakat.

Redaksi akan mempromosikan poling ini menggunakan berbagai kanal yang dimiliki untuk menjaring sebanyak mungkin pendapat masyarakat pembaca.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya