Berita

Komisi III DPR RI foto Bersama Jajaran Kejati Banten di Kantor Kejati/Repro

Nusantara

Sambangi Kejati Banten, Komisi III Ingin Dengar Keluh Kesah

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 21:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rombongan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengunjungi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten di Jalan Raya Pandeglang, Curug, Kota Serang, Senin (22/2).

Ketua Tim Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa mengatkan, kunjungan tersebut dalam rangka menyerap aspirasi serta keluh kesah keseharian kejaksaan di Banten yang nanti akan dibawa ke dalam rapat khusus DPR.

"Ini bukan pengawasan, Komisi III menyerap aspirasi keluh kesah Mitra kami kejaksaan yang ada di Banten," ujar Desmond diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.


Politisi Gerindra itu menerangkan, ada beberapa persoalan pokok yang disampaikan Kejati, yakni mengenai permasalahan anggaran serta rancangan UU Kejaksaan.

"(Kejaksaan) Cilegon dana operasionalnya rendah, bagaimana harapan Kejaksaan Cilegon ini agar bisa ditingkatkan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat," katanya.

Meski anggaran terbatas, Ketua Gerindra Banten itu melihat tidak ada sedikit pun pelemahan penanganan perkara di Kejati. Namun demikian, dampak pandemi memberikan pengaruh besar terhadap persidangan, bahkan anggaran pun lebih difokuskan untuk penanganan Covid-19.

"Pada sisi biaya operasional untuk pengadilan lebih murah daripada kejaksaan membawa tersangka ke pengadilan, dengan sidang virtual berarti biaya transportasi, bensin macam-macam kan lebih jadi penghematan," jelas Desmond.

Sementara itu, Kepala Kejati Banten, Asep Nana Mulyana menambahkan, kebutuhan penambahan anggaran sesuai dengan banyaknya kasus penanganan perkara yang ditangani Kejaksaan.

Misalnya ketika mengajukan penambahan untuk biaya ahli ada rincian khusus, berapa kebutuhan untuk ahli termasuk bagaimana akomodasi serta transportasinya hingga kunjungan ke lapangan.

"Misalkan ke TKP dan seterusnya, itu kan harus di-back up, bagaimana kemudian kalau itu dirincikan dengan baik," demikian Asep Nana.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya