Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Ist

Nusantara

Hadapi Cuaca Ekstrem, Anies: Tingkatkan Kinerja Agar Curah Hujan Menjadi Rahmat

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan jajarannya terus bersiaga dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Hal tersebut sebagaimana menyikapi data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksikan seluruh wilayah DKI Jakarta masih berpotensi hujan lebat hingga tanggal 25 Februari 2021.

"Kami di Pemprov DKI Jakarta terus bersiaga karena ramalan cuaca dari BMKG menyampaikan bahwa pulau Jawa, khususnya di kawasan pesisir utara masih memiliki risiko curah hujan ekstrem seperti kita alami hari Sabtu dan Minggu kemarin," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Senin (22/2).


Orang nomor satu di Ibukota itu pun bersyukur, Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan banjir bisa dilakukan dalam waktu cepat.

"Dalam waktu satu hari semuanya sudah bisa tertangani dengan baik," sambung Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan, Pemprov DKI akan terus meningkatkan kinerjanya dalam mengatasi banjir.

"Sehingga curah hujan yang turun di kawasan Jabodetabek khususnya Jakarta bisa menjadi rahmat dan kita kurangi sesedikit mungkin dampaknya bila ada curah hujan yang ekstrem," pungkasnya.

BMKG sendiri menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi akan terjadi pada tanggal 23 hingga 24 Februari 2021. Puncak musim hujan di wilayah Jabodetabek diperkirakan masih berlangsung pada akhir Februari hingga awal Maret 2021.

Selain hujan dengan intensitas tinggi, juga perlu diwaspadai peningkatan gelombang tinggi disejumlah perairan di wilayah Indonesia yaitu gelombang dengan ketinggian 2,5 - 4 meter (kategori tinggi).

Adapun musim hujan 2021 ini dipengaruhi dengan fenomena iklim global La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan dan berlangsung setidaknya hingga Mei 2021.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya