Berita

Vaksin AstraZeneca/Net

Kesehatan

Penelitian: Kombinasi Sputnik V Dan AstraZeneca Tingkatkan Kemanjuran Vaksin Covid-19

MINGGU, 21 FEBRUARI 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kombinasi vaksin Covid-19 yang dikembangkan AstraZeneca dengan Sputnik V dari Rusia akan memberikan kemanjuran maksimum.

Demikian hasil studi yang dilakukan oleh pengembang Sputnik V yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet pada Jumat (19/2), seperti dikutip Sputnik.

Studi menunjukkan vaksin AstraZeneca dapat bekerja lebih baik jika dosis kedua menggunakan Sputnik V dan diberikan dalam jangka waktu kurang dari tiga bulan.  


"Kekebalan yang diciptakan oleh suntikan AstraZeneca pertama mencegah suntikan kedua menjadi efektif (efektivitas keseluruhan hanya 55 persen) kecuali menunggu selama tiga bulan," kata studi tersebut.

Pengembang mengatakan, Sputnik V dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kekebalan melalui peningkatan heterogen atau suntikan kedua yang berbeda.

"Menggunakan Sputnik V sebagai suntikan kedua untuk vaksin AstraZeneca akan menghilangkan keharusan menunggu selama 3 bulan," lanjutnya.

Dalam studi tersebut, pengembang mengatakan uji klinis vaksin kombinasi AstraZeneca dan Sputnik V sudah dimulai.

Selain dengan AstraZeneca, penelitian suntikan kombinasi Sputnik V juga dilakukan dengan vaksin lainnya dengan kemanjuran di bawah 90 persen.

Sputnik V adalah vaksin yang dibuat berdasarkan platform adenoviral manusia. Vaksin itu yang dikembangkan oleh Gamaleya Center Rusia dan didaftarkan oleh pemerintah Rusia pada 11 Agustus tahun lalu. Hasil sementara dari uji klinis fase 3 menetapkan Sputnik V memiliki kemanjuran hingga 91,6 persen.

Pada Desember, Gamaleya dan AstraZeneca menandatangani nota kesepahaman untuk menguji kombinasi komponen vaksin mereka.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya