Berita

Vaksinasi nakes RSUDAM Lampung/RMOLLampung

Kesehatan

4.569 Nakes Lampung Batal Divaksin Covid-19, Penyebabnya Berbeda-beda

MINGGU, 21 FEBRUARI 2021 | 05:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mencatat ada 4.569 tenaga kesehatan (nakes) yang batal mengikuti vaksinasi. Penyebabnya mulai dari para nakes itu mengidap penyakit komorbid, penyintas Covid-19 (pernah terpapar dan sembuh), serta darah tinggi.

"Ada 4.569 nakes yang batal divaksinasi tahap pertama untuk suntikan pertama dan itu tersebar di 15 kabupaten/kota," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, dalam keterangannya, Sabtu (20/2).

Sebanyak 15 kabupaten/kota tersebut di antaranya Kota Bandarlampung 704 nakes dan Metro 254. Lalu, Kabupaten Lampung Tengah 372, Lampung Selatan 524, Lampung Utara 474, Lampung Timur 339, Pringsewu 160, Waykanan 260, Tulangbawang 267, Tanggamus 211, Tulang bawang Barat 178, Pesisir Barat 153, Lampung Barat 325, Mesuji 79, dan Pesawaran 269.


Ia menambahkan, selain yang dibatalkan ada juga yang sudah divaksinasi sebanyak 29.818 nakes atau sekitar 83,67 persen.

"Untuk vaksinasi tahap pertama yang menerima suntikan pertama ada 29.818 nakes, lalu untuk yang ditunda ada 1.879 nakes," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Kemudian untuk suntikan kedua yang batal vaksinasi ada sekitar 49 nakes dan yang ditunda sebanyak 144 nakes.

"Itu data yang batal divaksinasi kedua atau suntikan kedua. Sedangkan untuk yang sudah divaksin sebanyak 17.980 nakes atau 50.50 persen untuk progres vaksinasi," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya