Berita

Aktivis Petisi '28, Haris Rusli Moty/Net

Politik

Haris Rusli Moty: Jokowi Dan Erick Thohir Harus Endorse Vaksin Nusantara Ketimbang Sinovac

SABTU, 20 FEBRUARI 2021 | 21:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aktivis Petisi '28 Haris Rusli Moty menyatakan Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir perlu mendukung vaksin nusantara yang digawangi mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Dilansir dari laman Twitternya, Haris mengatakan meski dirinya bukan ahli epidemologi, semua pihak perlu mendukung prakarsa Terawan.

Apalagi, apa yang dilakukan Terawan bekerja sama dengan Kemenkes, Universitas Diponegoro dan laboratorium Aivita Biomedical yang berbasis di Ameriksa Serikat.


Haris mengatakan sudah saat Indonesia membangun kedaulatan medis.

"Vaksin ini berbasis sel dendritik. Setidaknya bangsa kita memiliki akses prioritas dalam pengembangan vaksin ini. Kita mestinya berjuang membangun kedaulatan medis," demikian cuitan Haris, Sabtu (20/2).

Haris menyarankan pada Jokowi dan Erick Thohir agar menjadi pihak yang mendukung produk vaksin nusantara ketimbang mensosialisasikan vaksin Sinovac yang diproduksi oleh China.

"Presiden dan Meneg BUMN mestinya tak jadi endorse vaksin merek Sinovac," demikian kata Haris.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya