Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Di Tengah Bencana Banjir, Megawati Ajak Kader Wujudkan Politik Hijau

SABTU, 20 FEBRUARI 2021 | 20:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kadernya untuk melaksanakan politik hijau, yakni mencintai serta melestarikan lingkungan.

Megawati mengaku selalu meminta kadernya mengajak setiap orang untuk bicara mengenai masalah lingkungan, khususnya betapa pentingnya air dan kehidupan di tengah bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.

"Sekarang makin banyak mata air yang tadinya ada jadi mengering. Masyarakat mengeluh dengan kurangnya air. Sebenarnya itu terjadi karena perbuatan kita sendiri," kata Megawati dalam diskusi virtual bertajuk Politik Hijau PDI Perjuangan, Sabtu (20/2).


Menurutnya, persoalan lingkungan bukanlah hal sepele. Oleh karenanya, sejak menjabat wakil presiden RI, ia sudah berkomitmen memelihara kebun raya.

Ia bahkan kembali mengingat prinsip yang selalu diajarkan ayahnya yang juga presiden pertama Indonesia, Soekarno, yakni prinsip 'aku adalah kamu, kamu adalah aku'. Prinsip tersebut dinilai sangat penting dalam mengatur hubungan antar sesama, serta tanggung jawab manusia terhadap lingkungan.

Dalam konteks itu, Megawati menegaskan bahwa kader PDIP harus memahami kehidupan partai politik bukan sekadar politik praktis semata, namun sebagai sebuah alat perjuangan bagi mencapai kehidupan yang dicita-citakan, yakni untuk kesejahteraan rakyat.

Dalam konteks lingkungan, kesejahteraan rakyat itu termasuk bagaimana lingkungan yang sehat dan lestari benar-benar terjadi.

"Pilihlah sungai di setiap daerahmu, hijaukan sungai itu dari hulu ke hilir. Dengan penghijauan maka mata air akan dapat dijaga dan diselamatkan," tutup Mega.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya