Berita

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison/Net

Dunia

Banyak Negara Siap Ikuti Langkah Australia, PM Scott Morrison Beri Peringatan Pada Facebook

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 13:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mendesak Facebook mencabut blokade konten berita dan kembali ke meja perundingan dengan outlet media. Morrison juga memperingatkan bahwa banyak negara yang siap untuk memberlakukan aturan yang sama dengan Australia.

Kepada wartawan pada Jumat (19/2), Morrison mengatakan langkah Facebook untuk menghentikan akses berbagi konten berita dari media Australia merupakan sebuah ancaman.

"Ide untuk menutup jenis situs yang mereka lakukan kemarin, semacam ancaman. Saya tahu bagaimana orang Australia bereaksi terhadapnya dan saya pikir itu bukan langkah yang baik di pihak mereka," ujar Morrison, seperti dikutip Associated Press.


"Mereka harus bergerak cepat melewati itu, kembali ke meja dan kami akan menyelesaikannya," tambahnya.

Morrison mengatakan, ia juga membahas perselisihan dengan Facebook bersama Perdana Menteri India, Narendra Modi, serta para pemimpin di Inggris, Kanada, dan Prancis.

"Mereka tahu bahwa apa yang akan dilakukan Australia di sini kemungkinan besar akan diikuti oleh banyak yurisdiksi Barat lainnya," kata Morrison.

Pada Kamis (18/2), Facebook memutuskan untuk menghentikan layanan berbagi berita di Australia untuk merespon UU yang akan disahkan, di mana platform tersebut harus membayar konten pada outlet media.

Publik sendiri menanggapi marah atas pemblokiran yang dilakukan oleh Facebook karena dapat memutus informasi seputar pandemi, kesehatan masyarakat, dan layanan darurat.

Media juga membuat headline yang mengkritik langkah Facebook. Beberapa artikel menyebut jurnalisme akan digantikan oleh informasi palsu yang bertebaran di Facebook.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya