Berita

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Andi Arief: Hasto Kristiyanto Jadi Durno Di Balik Hubungan PDIP Dan Demokrat

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 10:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hubungan antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat yang terus merenggang dinilai tidak lepas dari peran Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Begitu kira-kira pesan yang hendak disampaikan Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter pribadinya, Jumat (19/2).

Andi Arief menyebut bahwa peran Hasto mirip dengan Resi Durno di kisah pewayangan yang memiliki watak bermuka dua dan penuh prasangka buruk. Durno yang juga merupakan guru para Kurawa dan Pandawa dikenal sebagai sosok penghasut yang tinggi hati, sombong, congkak, bengis, dan banyak bicara.


“Durno di balik hubungan PDIP dan Demokrat ya Hasto ini. Menanggapi Pak Marzuki Ali yang statemennya minta mubahalah,” tuturnya.

Secara spesifik, Andi Arief menyoroti gaya Hasto dalam menyikapi cerita Marzuki Alie tentang pengakuan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali di Pilpres 2004 lalu.

Hasto menyebut bahwa pernyataan Marzuki Alie menjadi bukti hukum moralitas sederhana dalam politik itu tidak terpenuhi dalam sosok SBY.

Bagi Andi Arief, kecolongan dua kali Megawati melawan SBY dalam pilpres adalah kenyataan sejarah tak perlu ditangisi.

Lagi pula, sambungnya, penentu pilpres adalah rakyat melalui pemilihan langsung yang jujur dan adil.

“Bukan melalui penghianatan menjatuhkan lewat MPR. Sebagai Sekjen, Hasto jangan membenturkan, tapi mendudukkan posisi yang benar,” tutupnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya