Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang/Net

Politik

Pembenahan SDM BPN Jadi Kunci Penyelesaian Masalah Tanah

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 19:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kunci penyelesaian masalah pertanahan adalah pembenahan sumber daya manusia (SDM) di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasiona (ATR/BPN). Penerbitan sertifikat tanah elektronik tidak akan secara otomatis mengakhiri sengketa yang terjadi.

Begitu tegas Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang kepada wartawan menanggapi program digitalisasi pertanahan yang bertujuan meminimalisir kebocoran sertifikat ganda serta pembenahan akurasi batas tanah.

Menurutnya, yang seharusnya menjadi prioritas adalah persoalan pembenahan SDM agar tak ada lagi yang 'bermain’.


“Saya melihat, yang perlu dibenahi adalah SDM. Karena masalah-masalah sertifikat ganda muncul karena oknum di Kementerian ATR/BPN,” ujarnya, Kamis (18/2).

Digitalisasi seharusnya dilakukan untuk internal BPN. Tujuannya memastikan data yang di miliki kementerian adalah satu. Artinya, saat ada kasus sertifikat ganda, maka akan diketahui mana yang bukan produk dari BPN.

Sebagai mitra Kementerian ATR/BPN, Komisi II DPR akan memanggil pejabat terkait. Tujuannya, untuk mempertanyakan penerapan Peraturan Menteri (Permen) 11/2021 tentang Sertifikat Elektronik ini.

“Apa tujuannya? Kalau cuma memenuhi UU Omnibus Law tidak harus,” katanya.

Senada itu, anggota DPD RI Abdul Rachman Thaha juga meminta Kementerian ATR/BPN fokus menguatkan penindakan terhadap oknum-oknum internal BPN. Sebab masih banyak tanah-tanah di berbagai daerah masih bermasalah. Selain itu, mafia-mafia tanah juga terkadang masih beroperasi melakukan penerbitan sertifikat ganda.

“Itu dilakukan dengan berkerja sama oleh oknum BPN. Ini sebenarnya bukan masalah baru,” tegas senator Sulawesi Tengah itu.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya