Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Anwar Abbas/Repro

Politik

Jangan Ada Lagi Dikotomi Antara Pendidikan Islam Dan Pendidikan Umum

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 00:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejatinya pendidikan Islam mengilhami pendidikan formal atau umum, yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, tidak semestinya ada jurang pemisah yang dalam, antara keduanya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Anwar Abbas saat mengisi webinar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat, bertajuk "Aktualisasi Pendidikan Islam Berkemajuan Dalam Gejolaknya Dunia Pendidikan Kini dan Nanti", Rabu malam (17/2).
 
"Jadi, jangan ada lagi dikotomis antara pendidikan Islam dengan pendidikan umum," kata Anwar Abbas.


Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI fraksi Golkar yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni (IKAL) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, TB Ace Hasan Syadzily sependapat dengan Prof Anwar Abbas bahwa sejatinya pendidikan Islam itu selaras dengan pendidikan umum.  

"Karena esensi pendidikan adalah membebaskan manusia dari belenggu (kebodohan)," ujar TB Ace menambahkan.

Sebab menurut TB Ace, pendidikan Islam berkemajuan sebagaimana kelanjutan gagasan orisinil dari pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan bahwa target terpenting dalam tujuan pendidikan adalah pembentukan kepribadian.

"Tujuan pendidikan adalah memperbaiki budi pekerti, alim dalam agama, luas pengetahuan dalam ilmu dunia (umum), dan bersedia memperjuangkan kemajuan masyarakat," tuturnya.

"Pendidikan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pembaharuan pendidikan dengan cara memasukkan pelajaran agama di setiap sekolah umum," demikian TB Ace Hasan Syadzily.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya