Berita

Bupati Tuban Fathul Huda/RMOLJatim

Nusantara

Pesan Bupati Tuban Fathul Huda Ke Ratusan Warga Yang Borong Mobil Mewah

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 21:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Netizen dalam beberapa hari ini dihebohkan oleh ratusan warga yang membeli mobil mewah secara berjamaah.

Ratusan warga itu berasal Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Mereka mendadak jadi miliarder setelah menjual lahannya kepada PT Pertamina untuk kepentingan proyek pembangunan New Grass Root Refinery (NGRR) atau kilang minyak.


Dampaknya, sebanyak 176 mobil mewah dengan berbagai merk telah dibeli oleh sejumlah warga desa setempat setelah mereka menerima uang ganti rugi lahan kilang minyak.

Bahkan ada satu warga yang membeli 2 sampai 3 mobil seharga ratusan juta.

Fenomena di kampung miliarder tersebut ditanggapi Bupati Tuban Fathul Huda.

Ia berharap, masyarakat yang telah menerima uang ganti rugi lahan untuk proyek kilang minyak agar bisa hidup hemat dan tidak konsumsif (perilaku untuk membeli secara berlebihan terhadap barang atau jasa yang menimbulkan pemborosan).

“Mereka harus hemat, pikirkan jangan terburu-buru, lalu menjadi konsumsi yang kemudian uangnya habis,” demikian pesan Fathul Huda seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (17/2).

Bupati Tuban mengatakan, setelah diamati sejumlah mobil yang dibeli warga rata-rata bukan mobil yang memiliki nilai ekonomi. Namun begitu, hal tersebut tidak masalah asal bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Ya tidak apa lah (membeli mobil) karena mereka ingin menikmati hidup,” terang orang nomor satu di Bumi Wali Tuban.

Namun begitu, Fathul Huda mengungkapkan mereka yang menjual lahannya telah kehilangan mata pencaharian sebagai petani. Sehingga dikemudikan hari jangan ada alasan tanahnya telah dijual tetapi tidak diberikan pekerjaan.

"Pekerjaan mari kita cipta bersama, kalau kita mengharap pekerjaan tidak mungkin memenuhi kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Warga yang telah mengambil uang ganti rugi lahan untuk kilang minyak agar dimanfaatkan secara efektif. Sebab, potensi di Tuban banyak sekali yang bisa dikerjakan baik nelayan maupun perdagangan.

“Apalagi nanti di sini ada mega proyek kilang minyak, kebutuhan untuk memenuhi masyarakat yang bekerja disini banyak sekali. Ini yang harus disiapkan semuanya. Kesempatan ini jangan disia-siakan,” tegas Bupati Tuban.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya