Berita

Mantan Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto/Ist

Kesehatan

Vaknus, Vaksin Covid-19 Inisiasi Terawan Masuk Uji Klinis Tahap Dua

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 23:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksin Nusantara (Vaknus) yang diinisiasi mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah sampai tahap uji klinis fase kedua.

Terawan mengatakan, vaksin tersebut akan diproduksi massal bila lolos tahap uji klinis dan mendapatkan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Terawan bahkan mengklaim produksi Vaknus bisa mencapai 10 juta dosis per bulan.


“Kita harus punya kemampuan mandiri untuk membuat vaksin Covid-19 yang platform-nya individual,” kata Terawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/2).

Di sisi lain, mantan Tenaga Ahli Menteri Kesehatan, Andi mengatakan bahwa Vaknus telah diinisiasi Terawan sejak masih menjabat sebagai Menkes. Pada Agustus 2020, Terawan mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan vaksin Covid-19 yang aman bagi semua umur dan pasien Covid-19.

“Maka Pak Terawan bergegas membentuk tim. Hanya satu bulan setelah diperintah secara lisan oleh Presiden Jokowi, sudah dimulai pengembangan Vaksin Nusantara. Itu bentuk kepatuhan dan ketaatan beliau pada instruksi Jokowi,” kata Andi.

Menurut Andi, jika Vaknus lolos semua persyaratan dan kelak diproduksi massal, maka vaksin karya anak bangsa itu punya andil besar dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Itu tentu sangat membanggakan. Saya meyakini Pak Terawan memaknai perintah Jokowi itu sebagai bentuk rasa saya presiden pada rakyatnya,” tandasnya.

Sejauh ini, pemerintah telah memesan 329,5 juta dosis vaksin Covid-19 dari sejumlah perusahaan internasional. Rencananya pemerintah akan mendatangkan 426 juta dosis vaksin untuk memvaksinasi 182 juta orang. 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya