Berita

Ilustrasi PSBB DKI/Net

Nusantara

Dampak PSBB Ketat, Wilayah Zona Merah Covid-19 Di Jakpus Berkurang

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kawasan zona merah Covid-19 di Jakarta Pusat mulai mengalami penurunan. Dari sebelumnya terdapat 16 lokasi, kini menjadi 13 wilayah.

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Walikota Jakarta Pusat, Irwandi, penurunan jumlah wilayah yang masuk zona merah ini seiring dengan hasil pendataan pasien Covid-19 yang telah sembuh di 8 wilayah kecamatan di Jakpus.  

"Penurunan ini juga dampak dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat yang membatasi jumlah pekerja yang masuk kantor," ujar Irwandi seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (16/2).


Selain itu, Satgas Covid-19 tingkat RT di Jakarta Pusat juga terus melakukan pendataan warga yang sudah sembuh, maupun yang diduga terpapar. Termasuk pasca libur panjang Imlek kemarin.

"Jika ditemukan kasus baru, langsung dilakukan tracing dan penanganan kesehatan sehingga penularan Covid-19 ditangani secepatnya," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya