Berita

Ketua DPD Ri, LaNyalla Mahmud Mattalitti saat ke Sumut/Ist

Politik

Panen Di Humbahas, LaNyalla: Manfaat Program Food Estate Mulai Dirasakan

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Program Food Estate yang digulirkan pemerintah di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, mulai dirasakan manfaatnya. Di lokasi Food Estate tersebut dilakukan panen bawang dan kentang.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa program Food Estate atau lumbung pangan adalah program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan.

"Food Estate adalah program yang penting. Program untuk mendukung kedaulatan pangan dengan meningkatkan produktivitas," terang LaNyalla, Senin (15/2).


Menurutnya, Food Estate sendiri berisikan berbagai komoditas. Sehingga saat panen kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi.

"Food Estate yang merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mulai terasa hasilnya. Panen yang dilakukan di Humbang Hasundutan ini adalah buktinya," jelasnya.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur ini menambahkan, panen bawang merah, bawang putih, dan kentang yang dilakukan di Kabupaten Humbang Hasundutan sangat bernilai ekonomis.

"Panen ini kita harapkan dapat menguntungkan petani. Karena, dengan produktivitas yang tinggi maka meningkat pula penghasilan petani. Tidak hanya itu, kebutuhan masyarakat terhadap komoditas ini pun menjadi terpenuhi," ujarnya.

LaNyalla pun berharap keberhasilan panen ini bisa menghentikan impor, khususnya untuk komoditas tersebut.

"Pasalnya, kita seringkali mengimpor komoditas yang sebenarnya kita mampu budidayakan. Dengan keberhasilan panen di lokasi Food Estate, kita harapkan hal tersebut bisa dikurangi," harapnya.

Senator asal Jawa Timur ini juga berharap lahan yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk mendukung pertanian.

"Karena, berdasarkan informasi yang kita terima lahan food estate yang belum dibuka masih luas, sekitar 700-an hektare. Kita berharap lahan ini dapat dimanfaatkan oleh petani dan juga para investor agar kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi," ujarnya.

Sementara permasalahan yang dihadapi petani terkait penyakit tanaman ataupun langkah peningkatan produksi, LaNyalla berharap petani dan investor dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi bidang pertanian.

"Harus dicari solusi terbaik agar pertanian tidak terganggu. Sehingga produktivitas bisa terus ditingkatkan," katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya