Berita

Mantan anggota Ombudsman RI, Alvin Lie/Net

Politik

Cerita Alvin Lie, Dikejutkan Hasil Positif Rapid Antigen

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat diminta untuk tidak perlu panik saat menerima hasil positif dalam surat keterangan rapid test antigen Covid-19.

Begitu dikatakan mantan anggota Ombudsman RI, Alvin Lie menceritakan pengalamannya saat menjalani rapid antigen dalam video yang diungga di akun Youtube pribadinya, Minggu (14/2).

Alvin menceritakan, rapid antigen itu dia jalani Mingu pagi untuk keperluan perjalanan melalui penerbangan.


"Melihat surat keterangan hasil uji saya terperangah dan betul-betul kaget. Tidak siap mental. Tercantum positif. Saya lihat lagi, positif," ujar Alvin Lie.

Kata Alvin, pikirannya saat itu langsung kalut dan memikirkan keluarga dan staf pribadi yang hari sebelumnya berinteraksi dalam momen Tahun Baru Imlek.

"Alangkah dosanya kalau saya menulari mereka, tapi saya kemudian menenangkan diri dan aneh kok tiba-tiba saya positif. Padahal tiga hari yang lalu hari Kamis saya uji Covid-19 antigen di Jakarta hasilnya negatif, masa dalam kurun waktu tiga empat hari saya mendadak positif," herannya.

Untuk memastikan hasil tersebut, Alvin kembali ke meja registrasi klinik yang tidak dia sebutkan lokasi pastinya.

"Hasil bapak positif? Iya jawab saya. Tadi oleh petugasnya hasilnya hanya diserahkan ke bapak atau bapak dipanggil? Saya jawab cuma diserahkan kepada saya," kata Alvin menirukan dialog dengan petugas registrasi.

"Kemudian petugas itu mengantar untuk masuk ke labnya lagi dan diperiksa hasilnya saya itu negatif, saya juga masih belum percaya, saya coba lihat tes stripnya dan hasilnya betul betul negatif," terangnya.

Usut punya usut, lanjutnya, petugas penerbitan surat hasil tes salah memilih opsi negatif menjadi positif.

"Ternyata yang terjadi petugas yang input data mencetak surat hasil Covid-19 ternyata salah memilih opsi, harusnya negatif dia pilih negatif," jelasnya.

"Ujung-ujungnya adalah saya diberi surat keterangan baru dan hasilnya negatif," demikian Alvin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya