Berita

Konsultan Fertility Endokrinologi Reproduksi RS EMC Tangerang, Dr. Marinda Suzanta dalam Farah ZoomTalk pada 14 Februari 2021/Repro

Kesehatan

Program Hamil Selama Pandemi? Dokter: Jangan Takut!

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banyak pasangan yang khawatir untuk memulai program hamil selama pandemi Covid-19, khususnya karena harus melakukan kunjungan ke rumah sakit yang dianggap sebagai sumber penularan virus.

Seiring berjalannya waktu, ketidakpastian pandemi membuat para pasangan sulit untuk menunda lebih lama program hamil, terutama mereka yang mengalami emergency fertility.

Konsultan Fertility Endokrinologi Reproduksi RS EMC Tangerang, Dr. Marinda Suzanta mengimbau para pasangan untuk tidak khawatir melakukan program hamil selama pandemi jika memang berada dalam situasi emergency fertility.


Emergency fertility yang dimaksud sendiri bukan hanya berdasarkan kondisi fisik, namun juga psikis. Depresi karena tidak kunjung memiliki buah hati, menurut Dr. Marinda, termasuk ke dalam situasi tersebut.

Dalam Farah ZoomTalk bertajuk "Hamil Aman dan Sehat di Masa Pandemi" pada Minggu (14/2), Dr. Marinda membagikan dua hal yang perlu diperhatikan pasangan jika melakukan program hamil selama pandemi.

"Pilihlah rumah sakit yang menurut Anda safety. Pertama tanyakan kepada rumah sakit dan dokternya, bagaimana protokol kesehatan di sana," terangnya.

Dr. Marinda menekankan pentingnya memilih rumah sakit, meski banyak rumah sakit juga telah memisahkan pasien Covid-19 dan non Covid-19.

Terlepas dari protokol kesehatan, Dr. Marinda menyoroti pentingnya memiliki mindset yang sehat di tengah pandemi.

"Kedua, Anda harus rileks dan lebih santai. Karena masa ini (pandemi) mungkin masih jangka waktu panjang," ucapnya.

"Jangan takut, harus rileks. Harus punya mindset yang kuat... Sehat fisik, sehat psikis, Anda sehat, Anda hamil," lanjutnya.

Walaupun begitu, ia juga menyebut prioritas dan pilihan untuk program hamil di tengah pandemi selalu ada pada pasangan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya