Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Dahnil Anzar: Kalau Ada Yang Nuduh Din Syamsuddin Radikal, Itu Halu Dan Penuh Kebencian

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 15:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tuduhan dari Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institute Teknologi Bandung (GAR-ITB) kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin sebagai tokoh radikal adalah mengada-ada dan sarat akan kebencian.

Demikian disampaikan Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam cuitan akun Twitter pribadinya @Dahnilanzar, Jumat (12/2).

"Bila ada kelompok yang menuduh Din Syamsuddin radikal agaknya berhalusinasi dan penuh kebencian pribadi kepada beliau," tegas Dahnil Anzar.


Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini telah mengenal lama Din Syamsuddin.

Dahnil mengungkapkan, sosok Din Syamsuddin adalah tokoh Islam Indonesia yang disegani dunia karena kiprahnya pada forum-forum lintas agama dunia.

"Saya kenal baik dengan beliau. Bahkan beliau sempat menjadi Presiden Religion for Peace Asia dan Pasific," katanya.

Menurut Dahnil, apabila saat ini mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu bersifat kritis terhadap kebijakan pemerintah maka itu merupakan hal wajar sebagaimana mestinya mengingatkan pemerintah dari luar.   

"Saat ini beliau kritis, ya harus karena beliau ada di luar pemerintahan dan fadhu kifayah mengingatkan kami yang di Pemerintahan Beliau disegani banyak tokoh-tokoh lintas agama dunia," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya