Berita

Ilustrasi Pilkada/Net

Nusantara

Antisipasi Pilkada 2022, KPU Banten Siapkan Usulan Anggaran Rp 800 Miliar

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 01:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten belum bisa memastikan jadwal pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Banten termasuk Pilgub pada 2022, 2023 atau 2024.

Alasannya, sampai saat ini rencana revisi UU terkait Pemilihan Umum (Pemilu) serentak masih dibahas di DPR.

Jika mengacu pada UU 10/2016 maka daerah yang seharusnya menyelenggarakan Pilkada di tahun 2017 akan melaksanakan Pilkada pada 2024.


Masih ada kemungkinan Pilkada digelar 2022 dan 2023 jika UU Pemilu di Revisi oleh DPR RI dan pemerintah.

"Kita akan meminta dasar surat dari KPU, apakah nanti sifatnya Surat Edaran yang menyatakan bahwa pemilihan tidak dilaksanakan di 2022. Karena untuk Pilgub Banten sendiri itu masuk ke kriteria pemilihan 2022," terang Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Banten, Iim Rohimah kepada awak media di Sekretariat KPU Banten seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (11/2).

"Tetapi kalau misalnya situasi ini berubah cepat dan tiba-tiba revisi UU-nya ada, kemudian ada pelaksanaan pemilihan di tahun 2022, kami memang sudah mempersiapkan itu," sambung Iim.

KPU Banten sendiri kata Iim, sudah mempersiapkan pelaksanaan Pigub 2022 bahkan anggaran yang diusulkan mencapai Rp 800 miliar.

"Beberapa bulan lalu di 2020 kami sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Dewan (DPRD Banten) dan mengusulkan untuk anggaran Pilgub Tahun 2022 dalam kondisi Covid-19 kurang lebih Rp 800 miliar," katanya.

Bagi Iim, idealnya antara Pilkada dan Pemilu Nasional harus dipisah.

Di Banten sendiri ada empat Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada di 2023 dan Pilgub di 2022. Kalau mau ditarik Pilkada 2023 ke 2022 itu lebih efektif karena harus ditarik 20 bulan sebelum pelaksanaan Pilkada.

"Jadi, idealnya yah Pilkada di 2022. Nanti ada 271 daerah yang akan Pilkada, kalau narik 2023. Jadi ada 170 daerah di 2022 ditambah 110 di 2023," jelasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya