Berita

Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal usai memimpin apel kesiapan tenaga vaksinator dan tracer di Mapolda NTB

Presisi

Persempit Ruang Gerak Corona, Kapolda NTB Sebar 1.137 Personel Dan 350 Nakes

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 17:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Guna mempersempit ruang gerak virus corona di bumi seribu masjid, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menyebar 1.137 personel bhabinkamtibmas dan 350 tenaga kesehatan (nakes). Para nakes diterjunkan untuk menjadi vaksinator, sementara bhabinkamtibmas sebagai tracer atau orang yang melakukan tracing penularan Corona.

"Jumlah 350 tenaga kesehatan Polri sebagai vaksinator dan sejumlah 1.137 bhabinkamtibmas sebagai tracer. Pengerahan vaksinator dan tracer dari Polda NTB ini sebagai wujud pelaksanaan perintah Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) untuk kami terus mengawal, mengamankan vaksin baik saat proses distribusi maupun vaksinasi," ucap Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (11/2).

Untuk memastikan kesiapan vaksinator dan tracer, Polda NTB menggelar apel di lapangan Polda NTB pagi tadi. Iqbal mengingatkan kembali pentingnya kesadaran semua pihak soal bahaya virus Corona.


Dia mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan adaptasi kebiasaan baru yakni menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, Menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Kesadaran ini harus dimulai dari diri kita sendiri. Jangan sampai kelalaian kita dalam melakukan 5M membuat orang-orang di sekitar kita, yang kita cintai, keluarga, kerabat dan sahabat terpapar Covid-19," ucap Iqbal.

Dia menambahkan, Polda NTB beserta polres jajarannya hingga kini terus melakukan patroli dalam rangka operasi yustisi menegakkan protokol kesehatan bersama unsur TNI.

"Kasus positif sempat naik beberapa waktu lalu, dan kembali kami bersama pihak Pemprov berupaya menekan kembali angka positif," pungkas dia.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya