Berita

Gubernur Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria kunjungi RSUD Kebayoran Lama/Ist

Kesehatan

Datangi RSUD Kebayoran Lama, Anies: Terima Kasih Nakes

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ucapan terima kasih ditujukan kepada tenaga kesehatan yang terus bekerja di garda terdepan dalam melawan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebayoran Lama, Jakarta bersama dengan Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria, Rabu malam (10/2).

RSUD tipe D ini sejak 12 Oktober 2020 lalu telah dikonversikan penuh untuk menerima perawatan pasien khusus Covid-19. Di depan RSUD ini juga disiapkan tenda posko untuk screening bagi warga sebagai syarat masuk ke RS.


"Lalu ada tenda yang dibutuhkan untuk IGD khusus non Covid," kata Anies diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (11/2).

Di RSUD Kebayoran Lama, satu dari empat empat lantai dikhususkan untuk IGD Covid-19. Adapun kapasitas isolasi yang dimiliki sebanyak 53 bed dan sudah terpakai 18 bed atau 18 persen.

Sementara kapasitas ICU 2 bed, saat ini sudah terpakai semua 100 persen.

Selanjutnya fasilitas yang ada di lantai kedua adalah ruangan rawat bersalin dan bayi, serta ruang operasi. Kemudian, pada lantai ketiga, terdapat ruang rawat inap dewasa dan Health Care Unit (HCU).

Di lantai empat adalah pusat koordinasi atau manajamen agar semua tenaga kesehatan atau nakes yang ada di sana bisa mengoptimalkan pelayanan.

Anies mengatakan, nakes yang bertugas adalah pahlawan penjaga Jakarta sesungguhnya karena senantiasa melayani masyarakat secara senyap, tidak tersorot di media, namun tetap profesional.

"Terima kasih dari kami Pemprov DKI Jakarta kepada nakes yang telah berkorban waktu, tenaga, pikiran, bahkan nyawa. Bersama kita hadapi masa penuh tantangan ini. Semoga, pandemi ini cepat berlalu, dan kita semua tetap diberi kesehatan," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya