Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Soal UU Pemilu, Demokrat Ingin Sampaikan Ke Publik Konsisten Tidak Ikut Arus Mayoritas

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menyikapi sikap sebagaian besar partai yang setuju untuk menghentikan pembahasan revisi II Pemilu, Partai Demokrat tetap keukeuh ingin melakukan revisi UU Pemilu.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan di tengah mayoritas fraksi yang sepakat revisi UU pemilu dihentikan, Partai Demokrat sepertinya punya orientasi hanya untuk menyampaikan pada publik bahwa mereka bukan menargetkan keberhasilan dalam mengagregasi aspirasi.

Dedi melihat, selain untuk merebut simpati pemilih, Partai berlambang mercy itu seperti ingin mengingatkan publik agara tidak larut pada arus besar mayoritas.


"Demokrat soal UU Pemilu belum tentu ditujukan agar berhasil, karena sistem parlemen yang menganut mayoritas, bisa dipastikan Demokrat takmenyasar keberhasilan aspirasi, tetapi lebih ditujukan pada publik bahwa mereka konsisten untuk tidak mengarus pada mayoritas koalisi pemerintah," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/2).

Dinamika revisi UU Pemilu awalnya telah disepakati di internal Komisi II DPR untuk direvisi dan menjadi Prolegnas prioritas tahun 2021.

Beberapa waktu kemudian saat menjadi pembahasan di Baleg, PPP dan PKB lantang menyuarakan penolakan.

Usai pertemuan dengan Jokowi di Istana, PAN, PDIP, Nasdem dan Golkar tiba-tiba putar haluan meminta agar UU Pemilu tidak jadi direvisi.

Belakangan diketahui Presiden Jokowi tidak ingin dilakukan perubahan UU 7/2017. Artinya Pilkada tahun 2022 dan 2023 ditiadakan dan dilakukan serentak di tahun 2024.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya