Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Repro

Politik

Anies Baswedan: Ada PPKM Tapi Pada Liburan Pakai Mobil, Ya Repot

RABU, 10 FEBRUARI 2021 | 19:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Polda Metro Jaya membahas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, Rabu (10/2).

Dalam rapat, Anies menekankan penerpaan protokol kesehatan sebagai hal utama dalam mencegah penyebaran Covid-19 meski ada pelonggaran.

"Nomor satu masker, ini yang mendasar. Pada saat rapat atau makan bersama, sebaiknya betul-betul kedisiplinan dijaga. Tentu di lapangan ada pemantauan," ujar Anies Baswedan diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.


Orang nomor satu di Jakarta ini menegaskan, lingkungan keluarga juga sangat berpotensi terjadi penularan Covid-19.

"Di keluarga potensinya besar karena kalau orang bepergian jauh, 5 jam lebih, dalam mobil, satu keluarga, itu risikonya besar sekali," jelas Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, potensi penularan terjadi bukan karena adanya pelonggaran kebijakan PPKM, melainkan perilaku masyarakat yang tidak disiplin.

"Meskipun ada PPKM, kalau pada liburan naik mobil, ya repot. Kan itu enggak diatur," pungkasnya.

Anies sendiri telah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) 107/2021 mengenai PPKM skala mikro yang diteken tanggal 8 Februari dan berlaku sejak 9 Februari hingga 22 Februari mendatang.

Sama seperti Instruksi Mendagri, PPKM DKI juga memberikan kelonggaran terhadap sejumlah aktivitas. Salah satunya yakni kegiatan restoran dan pusat perbelanjaan.

Namun kegiatan pada area publik dan tempat lainnya yang bisa menimbulkan kerumunan massa tetap dihentikan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya