Berita

Ulama kondang Ustaz Abdul Somad saat menghadiri acara HUT ke-1 JMSI secara virtua/Net

Politik

HUT JMSI

Diminta Jadi Dewan Penasihat JMSI, Ustaz Abdul Somad Menjawab Dengan 'Salam'

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Doa dari ulama kondang Ustaz Abdul Somad menjadi penutup tausyiah nasionalnya di acara Hari Ulang Tahun ke-1 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Senin pagi (8/2). Tausyiah tersebut mengangkat tema "Kode Etik Jurnalistik Dalam Perspektif Islam".

UAS berdoa agar senantiasa JMSI selalu diberikan kekuatan untuk tetap konsisten dalam menyebarkan kebaikan melalui pemberitaan. Ia juga berharap, JMSI bisa terus menjaga keutuhan umat dan bangsa Indonesia.

"Selamat ultah JMSI, semoga selalu istiqamah menebarkan kebaikan, menjaga keutuhan umat dan bangsa, dan segala berita yang disebarkan itu mengalir menjadi amal salih," ujarnya.


Namun seusai UAS memanjatkan doa, atau tepat sesaat akan menutup tausiyahnya, panitia langsung menyergap untuk meminta waktu sejenak kepada UAS.

UAS diminta untuk mendengarkan ucapan terima kasih dan sepatah dua patah kata dari Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

"Sebentar Ustaz, ada yang ingin disampaikan ketua umum JMSI," ujar MC acara tausiyah yang digelar secara virtual, Ramon Damora menyela.

Dalam kesempatan tersebut, UAS diminta kesediaannya oleh Teguh Santosa untuk menjadi bagian dari JMSI. Ustaz kelahiran Asahan, Sumatera Utara itu diminta untuk bersedia menjadi Dewan Penasihat JMSI. 

"Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan di tahun pertama JMSI ke-1 ini. Tadi saya, sekjen, dan beberapa kawan-kawan pimpinan pusat JMSI setuju, kita meminta kesediaan UAS untuk menjadi Dewan Penasihat JMSI," ujar Teguh Santosa.

Menanggapi permintaan Teguh Santosa tersebut, UAS tersenyum dan menguncupkan kedua tangannya seraya mengiyakan dengan salam.

"Saya kira ustaz tangannya sudah begitu (salam) berarti setuju," demikian Teguh Santosa. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya