Berita

Banjir di Semarang/Net

Politik

Pendukung Anies Baswedan Tidak Suka Banjir Semarang Dijadikan Bullyan

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan yang mengguyur Semarang dengan intensitas tinggi, membuat ibukota Jawa Tengah itu harus terendam banjir.

Banjir yang merendam mayoritas wilayah Semarang ini kemudian dijadikan bahan perbandingan warganet mengenai kinerja dua gubernur, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Namun demikian, pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Geisz Chalifah enggan ikut-ikutan menyinyiri banjir Semarang.


Aktivis sosial itu bahkan merasa geram lantaran di saat banyaknya orang yang kesusahan akibat tertimpa musibah banjir, sebagian orang justru memanfaatkan ini untuk bahan becandaan dan bullyan.

"Mohon tak usah mengirim video banjir Semarang yang di tag atau sebagai komentar, saya tak menyukai sedikitpun banjir dijadikan bullyan," ujar Geisz seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta Minggu (7/2).

Geisz Chalifah menambahkan, musibah selalu merugikan banyak orang. Oleh karena itu, ia pun mengajak masyarakat luas jika memiliki rezeki lebih untuk bisa membantu korban musibah.

"Kalau nggak ada maka doakan," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya