Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tolak Rencana Pemekaran Papua Tengah, Mahasiswa Mimika Di Surabaya Beri Pernyataan Sikap

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 08:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam pandangan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) Kota Studi Surabaya, Jawa Timur, rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah bukan solusi untuk mensejahterakan rakyat.

Sehingga mereka dengan tegas menolak rencana tersebut. Pun meminta seluruh pemerintah daerah dan pemerintah pusat, juga para tokoh agama dan tokoh adat, untuk menghentikan rencana pemekaran tersebut.

Berikut pernyataan sikap pelajar dan mahasiswa Mimika yang dikirim tertulis oleh Penanggung Jawab BPH IPMAMI Kota Studi Surabaya, Kevin Alom, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (4/2):


1. MRP, DPRP, Gubernur Provinsi Papua, Walikota, Bupati, dan DPRD setop membahas tentang pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah di Kabupaten Mimika.

2. Pemerintah Daerah Bupati dan DPRD Kabupaten Mimika setop memperkosa tanah (alam), dan masyarakat (adat) Amungme dan Kamoro, serta Lima Suku Kerabat lainnya.

3. Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika setop membuat keputusan dan mengambil kebijakan tentang pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah tanpa melibatkan berbagai golongan (sosial masyarakat) yang mempunyai hak-hak wilayah di Timika, Papua.

4. Organisasi Kaum Intelektual Amungme dan Kamoro (OKIA), setop mengatas-namakan intelektual Mimika dan mendukung pembahasan tentang pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah.

5. Lembaga Masyarakat Adat (LMA) di Kabupaten Mimika, setop mengatasnamakan masyarakat adat dan mendukung pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah.

6. Lembaga Masyarakat Adat Amungme-Kamoro (Lemasa) dan (Lemako), setop mengatasnamakan masyarakat adat dan menyetujui pembahasan pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah di Kabupaten Mimika.

7. Bupati Kabupaten Puncak Papua, Bupati Kabupaten Paniai, Bupati Kabupaten Deiyai, Bupati Kabupaten Dogiai, Bupati Kabupaten Nabire, dan Bupati Kabupaten Intan Jaya, setop mengintervensi wilayah adat di Mimika dan menyetujui pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah.

8. Tokoh-tokoh (agama) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, setop ikut campur dalam pembahasan pembentukan pemekaran Provinsi Papua Tengah

9. Kami pelajar dan mahasiswa Mimika dari kota studi Surabaya, Provinsi Jawa Timur dengan tegas menolak dan meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika segera mencabut (UU No. 45 Tahun 1999) tentang pembentukan Provinsi Papua Tengah.

10. Kami pelajar dan mahasiswa Mimika dari kota studi Surabaya menolak tegas dan mengutuk keras oknum-oknum yang sedang mengupayakan perpanjangan Otsus Jilid II. Dan kami mendukung Petisi Rakyat Papua (PRP) bersama seluruh masyarakat sipil di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya