Berita

Presiden Joko Widodo dan Kepala KSP Moeldoko/Net

Politik

Solusi Demokrat: Kami Urus Masalah Internal, Pak Jokowi Urus Moeldoko

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pihak Istana sudah menegaskan tidak akan memberi jawaban kepada Partai Demokrat atas surat yang diajukan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Alasannya, karena yang dipermasalahkan menyangkut dinamika di internal partai.

Sebagai solusi atas kasus dugaan kudeta yang melibatkan lingkar Istana, politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik memberi jalan tengah.

Jalan tengah itu adalah masing-masing pihak menyelesaikan masalah internal masing-masing. Demokrat merapikan internal yang terlibat kudeta. Sementara Presiden Joko Widodo menertibkan anak buah yang hendak cawe-cawe di internal Partai Demokrat.


Belakangan pihak Istana yang disebut menggalang kekuatan untuk mengkudeta AHY adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

“Begini saja. Kami urus masalah internal kami dengan kader-kader itu. Pak Jokowi urus masalah "internal" Istana dengan Pak Moeldoko,” tegas Rachland lewat akun Twitter pribadinya, Kamis (4/2).

Dia menekankan bahwa impresi publik mengenai perilaku politik culas yang dilakukan pihak Istana harus dicegah. Apalagi praktik itu secara gamblang berhasil dibongkar oleh Partai Demokrat.  

“Perlu dicegah impresi publik bahwa perilaku politik buruk yang berhasil kami bongkar itu adalah hal yang diijinkan Presiden,” tekannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya