Berita

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut/RMOLSumut

Politik

Fraksi Demokrat DPRD Sumut: AHY Harga Mati!

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 11:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota DPRD Sumut Fraksi Demokrat menyatakan dengan tegas Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Dan berharap seluruh kader Partai Demokrat makin solid menghadapi upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan partai.

Demikian disampaikan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat yaitu Tangkas Manimpan Tobing, Saut B Purba, dan M. Andri Alfisah kepada wartawan, Rabu (3/2), menanggapi isu kudeta Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ini juga sebagai ujian untuk kita semua, supaya semua kader tetap menjaga kesolidan agar pihak luar tidak mampu merongrong dan menghancurkan Partai Demokrat yang kita cintai. Semoga kebenaran segera terungkap dan Partai Demokrat tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum AHY," ucap Tangkas Manimpan Tobing yang diamini rekannya, Saut B Purba dan M. Andri Alfisah.


Saut B Purba dan Andri Alfisah juga mengecam tindakan-tindakan para oknum internak dan pihak di luar partai yang sengaja ingin menghancurkan Partai Demokrat.

"Kita para politisi di bawah naungan Partai Demokrat seharusnya tunduk kepada AD/ART Partai Demokrat. Dan harus mampu memberikan edukasi politik kepada masyarakat, jangan menghalalkan segala cara hanya untuk memenuhi hasrat kekuasaan," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya menyatakan ada gerakan yang ingin mengambilalih kepemimpinan partai secara paksa. Menurut AHY, pengambilalihan posisi pucuk partainya disinyalir akan dilakukan lewat kongres luar biasa (KLB).

"Konsep dan rencana yang dipilih para pelaku untuk mengganti dengan paksa Ketum PD yang sah, adalah dengan menyelenggarakan KLB," ujar AHY di Jakarta, Senin (1/2).

AHY menyebut bahwa pelaku tengah menargetkan 360 kader pemegang suara untuk melakukan aksi ambil alih posisi Ketum Partai Demokrat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya